Kunjungan muhibah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan ke Malaysia selama empat hari menjadi momentum menarik untuk memperluas silaturahmi sekaligus menambah wawasan.
Rombongan yang dipimpin Ketua PDM Kota Medan Ustadz Maulana Siregar bersama Sekretaris PDM Ibrahim Nainggolan dan jajaran pimpinan lainnya tidak hanya melakukan perjalanan ke negeri jiran, tetapi juga memiliki kesempatan bertemu dengan sejumlah organisasi dan lembaga Islam.
Bagi masyarakat Medan, Malaysia memang relatif dekat. Hubungan sejarah dan budaya Melayu juga membuat kedua wilayah memiliki banyak kesamaan. Namun, perjalanan lintas negara tetap memberikan pengalaman berbeda, terutama dalam melihat pendidikan, dakwah, kehidupan sosial dan tata kelola masyarakat.
Memperkuat Jejaring Muhammadiyah
Kunjungan menjadi semakin bermakna karena rombongan bertemu dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM), serta mengunjungi Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia (YADIM).
Pertemuan tersebut dapat menjadi ruang bertukar pengalaman sekaligus membuka peluang kolaborasi. Kehadiran Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) juga menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring Muhammadiyah di bidang pendidikan.
Perjalanan ini juga relevan dengan persiapan Sumatera Utara menyambut Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada 2027. Pengalaman dan wawasan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memperkuat kesiapan organisasi.
Pada akhirnya, perjalanan organisasi tidak cukup hanya menghasilkan dokumentasi. Yang lebih penting adalah apa yang dapat dibawa pulang dan diterapkan.
Berangkat untuk bersilaturahmi dan belajar, pulang membawa inspirasi untuk memperkuat gerakan Muhammadiyah.





