Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendapat amanah besar untuk terus memperkuat perannya sebagai pusat keunggulan Muhammadiyah sekaligus menjadi mercusuar pendidikan Islam.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat akademik serta administrasi UMSU di Auditorium Kampus UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3 Medan, Selasa (15/9).
UMSU Diminta Perkuat Nilai Muhammadiyah
Agung Danarto menilai UMSU memiliki posisi strategis dalam pengembangan pendidikan Muhammadiyah. Karena itu, seluruh pejabat yang menerima amanah perlu memahami dan menerapkan nilai-nilai Persyarikatan dalam menjalankan tugas.
Ia menyebut tiga pilar yang perlu terus diperkuat UMSU, yaitu risalah Islam, umat dan jamaah, serta jam’iyah. Ketiganya menjadi landasan dalam menjalankan fungsi perguruan tinggi Muhammadiyah.
Selain itu, Agung mengingatkan pentingnya menjadikan tauhid sebagai dasar dalam menjalankan kehidupan dan amanah. Menurutnya, jabatan tidak semata-mata menjadi kedudukan, tetapi menjadi sarana untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan di lingkungan Muhammadiyah merupakan bagian dari perjuangan dalam menegakkan nilai-nilai agama dan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Rektor UMSU Perkuat Tata Kelola Universitas
Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. menjelaskan bahwa pelantikan tersebut mencakup sejumlah jabatan akademik dan struktural administratif.
Menurut Akrim, pelantikan kepala biro secara bersamaan menjadi langkah baru untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kinerja organisasi. UMSU juga menambah jumlah kepala biro dari sebelumnya enam menjadi sebelas.
Penambahan tersebut dilakukan seiring perkembangan universitas dan meningkatnya kebutuhan pelayanan akademik maupun administrasi.
Akrim berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Dukungan keluarga juga dinilai penting karena tugas kepemimpinan membutuhkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kemajuan universitas.
Pendidikan Muhammadiyah Tidak Hanya Berorientasi Akademik
Akrim menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah memiliki tiga fungsi utama, yakni pendidikan, dakwah, dan kaderisasi.
Oleh karena itu, keberhasilan UMSU tidak hanya dilihat dari pertumbuhan jumlah mahasiswa. Kualitas lulusan serta kontribusi alumni bagi masyarakat juga menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan Muhammadiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Akrim turut mengajak seluruh sivitas akademika menjaga kekompakan untuk mendukung berbagai agenda besar Muhammadiyah, termasuk pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah 2027.
UMSU, katanya, siap memberikan dukungan dan menyukseskan pelaksanaan muktamar dengan semangat kebersamaan.
Sejumlah Pejabat UMSU Resmi Dilantik
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat baru menerima amanah pada tingkat fakultas, program studi, biro, dan unit kerja.
Di antaranya Dr. Zainuddin, S.H., M.H. sebagai Dekan Fakultas Hukum serta Benito Asdhie Kodiyat MS, S.H., M.H. sebagai Wakil Dekan I Bidang Akademik Fakultas Hukum.
Pada tingkat program studi, Prof. Dr. Jufrizen, S.E., M.Si. dipercaya sebagai Ketua Program Studi Manajemen Program Doktor Sekolah Pascasarjana. Sementara itu, Okvi Nugraha, S.Kom., M.Kom. dilantik sebagai Sekretaris Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi.
Sejumlah pejabat lainnya juga menerima amanah sebagai ketua dan sekretaris program studi, kepala biro, serta kepala unit kerja di lingkungan UMSU.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus mendorong seluruh unsur universitas untuk bekerja secara kolaboratif dalam mewujudkan UMSU sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang unggul dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.





