MEDAN – Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof. Dr. Akrim, M.Pd melepas sebanyak 165 mahasiswa Fakultas Pertanian untuk mengikuti Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan berlangsung selama satu bulan. Pelepasan dilakukan secara daring pada Selasa (30/6).
Program PKL Terintegrasi KKN tersebut akan dilaksanakan mulai 1 hingga 31 Juli 2026 di 20 perusahaan perkebunan yang tersebar di sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Program ini bertujuan memberikan pengalaman praktik kepada mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat.
PKL Terintegrasi KKN Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Rektor UMSU Prof. Akrim mengapresiasi terselenggaranya kegiatan PKL Terintegrasi KKN. Menurutnya, program ini menjadi salah satu sarana penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkenalkan UMSU kepada masyarakat luas.
“Jadikan program ini sebagai wadah dan media promosi ke masyarakat dengan menunjukkan yang terbaik agar masyarakat tertarik masuk ke UMSU. Jaga nama baik kampus saat berada di tempat PKL maupun KKN,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat.
“Sehingga kegiatan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Semoga ini memperkuat kita semua. Ke depan, kita harus terus berinovasi dan semakin kuat dengan kolaborasi,” lanjutnya.
Fakultas Pertanian UMSU Terus Dorong Inovasi
Selain itu, Rektor juga menyoroti perkembangan Fakultas Pertanian UMSU yang dinilai sangat aktif dalam mendorong inovasi di sektor pertanian. Saat ini, UMSU tengah mengembangkan sejumlah komoditas unggulan sebagai bagian dari hilirisasi pertanian bersama alumni dan mitra.
Mahasiswa Dibekali Asuransi Selama PKL
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UMSU Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P yang diwakili Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Akbar Habib, S.P., M.P menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa yang mengikuti program ini telah dibekali perlindungan asuransi sebagai bentuk jaminan keamanan dan kesehatan selama menjalani kegiatan lapangan.
“Sebanyak 165 mahasiswa yang mengikuti PKL telah dibekali asuransi yang sudah diproses, sehingga keamanan dan kesehatan mereka terjamin. Mahasiswa internasional, termasuk dari Kamboja, juga ikut serta dalam PKL ini,” katanya.
Ia juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga keselamatan selama menjalani praktik di lapangan serta selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Kami harapkan PKL ini berjalan dengan baik dan lancar. Jaga keselamatan dan tetap waspada,” pesannya.
Sumber: https://www.instagram.com/p/DaO-zUQEsV4/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==





