Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memperkuat hubungan dengan dunia industri melalui kerja sama bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Kamis (13/8/2026) di Hotel Santika Premiere Dyandra Medan.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. dan Senior Branch Manager PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Fitra Nirwan, menandatangani langsung kesepakatan tersebut. Acara itu turut dihadiri Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Dr. Sulistyowati, ME, CFP, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Dr. Imam Teguh Saptono, MM, serta Region Head Sumatera PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Kadar Budiman.
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya UMSU menghubungkan proses pendidikan dengan kebutuhan dunia profesional. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut membekali mahasiswa melalui pembelajaran teori, tetapi juga perlu memberikan ruang untuk mengenal praktik kerja, perkembangan teknologi, penelitian, inovasi, dan berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
MoU dengan Bank Muamalat mencakup sejumlah bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, pengembangan dan inovasi, hingga pengabdian kepada masyarakat. Cakupan tersebut memberikan ruang bagi kedua pihak untuk menyusun kegiatan yang menggabungkan kemampuan akademik UMSU dengan pengalaman serta kebutuhan industri perbankan.
Salah satu bentuk manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa adalah kesempatan bagi mahasiswa tingkat akhir UMSU untuk mendapatkan fasilitas dan tempat praktik kerja maupun penelitian di lingkungan Bank Muamalat.
Pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa melihat secara langsung penerapan ilmu yang selama ini dipelajari di kampus. Mereka juga dapat memahami pola kerja, tantangan, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi dalam lingkungan industri perbankan.
Kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi lulusan UMSU untuk memasuki sektor perbankan. Hubungan yang lebih dekat antara kampus dan industri diharapkan dapat membantu mempertemukan kemampuan lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja yang terus berubah.
Region Head Sumatera PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Kadar Budiman, menyambut positif kesepakatan tersebut. Ia berharap MoU yang telah ditandatangani dapat segera dilanjutkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi kedua pihak.
“Kami menyambut baik kerja sama ini. Harapannya, hubungan antara Bank Muamalat dan UMSU tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat dilanjutkan dengan program-program yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam pendidikan, pengembangan mahasiswa, dan pemanfaatan layanan digital,” katanya.
Peluang kerja sama tersebut semakin terbuka seiring perubahan teknologi yang berlangsung di sektor perbankan. Penggunaan layanan digital dan kebutuhan terhadap tenaga kerja yang mampu mengikuti perkembangan teknologi menjadi bagian yang perlu dipahami mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
UMSU melihat kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat pembelajaran yang memiliki hubungan langsung dengan praktik. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai materi perkuliahan, tetapi juga memiliki kemampuan memahami persoalan dan mencari penyelesaian berdasarkan kondisi yang mereka temui di lapangan.
UMSU Arahkan Kerja Sama pada Program yang Berdampak
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. mengatakan setiap kemitraan yang dibangun universitas perlu menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan oleh berbagai pihak.
“Kita ingin setiap kerja sama yang dibangun UMSU memberikan manfaat yang nyata. Bukan hanya untuk institusi, tetapi juga bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat. Karena itu, kerja sama ini kita arahkan untuk mendukung kampus digital, penguatan riset dan inovasi, serta menghadirkan program-program yang berdampak,” ujarnya.
Menurut UMSU, keterlibatan industri menjadi bagian penting dalam menyesuaikan pendidikan dengan perubahan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Perguruan tinggi perlu terus mengembangkan cara belajar, penelitian, dan inovasi agar tetap memiliki hubungan dengan perkembangan yang terjadi di luar kampus.
Kemitraan bersama Bank Muamalat menjadi salah satu bentuk penerapan upaya tersebut. Melalui hubungan yang lebih dekat dengan industri, mahasiswa dan dosen memiliki ruang untuk memperoleh pengalaman profesional, mengembangkan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang berkaitan dengan kebutuhan di lapangan.
Pada saat yang sama, Bank Muamalat dapat berinteraksi lebih dekat dengan lingkungan akademik dan mahasiswa sebagai talenta muda. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua pihak dapat membuka peluang munculnya gagasan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pola tersebut, hubungan UMSU dan Bank Muamalat diharapkan berkembang lebih jauh daripada hubungan kerja sama antarlembaga. Kemitraan dapat diarahkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan pendidikan, riset, inovasi, dan sumber daya manusia.
Kerja sama ini juga mendukung arah pengembangan UMSU di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yaitu “Menuju Kampus Digital Berkelas Dunia yang Unggul dalam Riset dan Inovasi Berdampak dengan Prinsip Kepemimpinan Transformatif, Inklusif, dan Humanis.”
Visi tersebut menempatkan digitalisasi, penelitian, inovasi, dan kebermanfaatan sebagai bagian penting dalam pengembangan UMSU. Dalam penerapannya, hubungan dengan dunia industri menjadi salah satu cara untuk menerjemahkan arah tersebut ke dalam kegiatan yang dapat dijalankan secara langsung.
Konsep kampus digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam layanan akademik. Lebih dari itu, digitalisasi juga berkaitan dengan kemampuan sivitas akademika memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan inovasi dan mempersiapkan lulusan yang mampu menghadapi perubahan.
Kerja sama dengan Bank Muamalat memberikan peluang untuk mengembangkan kegiatan yang mendukung pengalaman mahasiswa, meningkatkan kemampuan akademik, memperkuat penelitian yang berkaitan dengan kebutuhan industri, serta memperluas pemanfaatan teknologi dan layanan digital.
MoU Menjadi Awal Program Bersama
Kesepakatan antara UMSU dan Bank Muamalat menempatkan MoU sebagai dasar untuk membangun kegiatan yang lebih nyata. Penandatanganan dokumen tersebut bukan menjadi tujuan akhir, tetapi menjadi awal bagi penyusunan berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Bagi mahasiswa, kemitraan ini memberikan peluang untuk mendapatkan pengalaman dari lingkungan profesional. Dosen juga memperoleh ruang untuk mengembangkan penelitian dan inovasi yang lebih dekat dengan kebutuhan industri.
Bagi UMSU, kerja sama tersebut dapat memperluas jaringan sekaligus memperkuat hubungan dengan sektor perbankan. Sementara itu, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat melalui berbagai kegiatan pengabdian dan inovasi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi kedua pihak.
Pada akhirnya, kemitraan UMSU dan Bank Muamalat menunjukkan pentingnya hubungan yang lebih dekat antara perguruan tinggi dan industri dalam menyiapkan sumber daya manusia. Proses pendidikan tidak hanya berlangsung melalui kegiatan perkuliahan, tetapi juga dapat diperkuat dengan pengalaman profesional, penelitian, inovasi, dan keterlibatan dalam persoalan nyata.
Melalui kerja sama tersebut, UMSU dan Bank Muamalat diharapkan dapat mengembangkan lebih banyak program yang menghubungkan lingkungan akademik dengan dunia profesional, mempertemukan riset dengan kebutuhan industri, serta menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi kampus, mahasiswa, industri, dan masyarakat.





