Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr. Rudianto, M.Si, menjadi narasumber pada Workshop Pendampingan Persiapan Pemeringkatan Institusi Tingkat Internasional se-Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang berlangsung pada 14–16 Juli 2026 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Workshop tersebut diikuti oleh perwakilan dari 21 PTMA di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat strategi internasionalisasi perguruan tinggi dan meningkatkan kesiapan menuju pemeringkatan institusi di tingkat global.
Dalam kesempatan itu, Dr. Rudianto memaparkan best practices UMSU dalam membangun strategi internasionalisasi. Ia menjelaskan berbagai langkah yang telah diterapkan UMSU untuk memperkuat kerja sama internasional, tata kelola institusi, pengembangan riset, hingga publikasi ilmiah di tingkat global.
Menurutnya, internasionalisasi perguruan tinggi tidak hanya menjadi sebuah tren, tetapi perlu dibangun sebagai ekosistem yang terintegrasi melalui kerja sama lintas negara, penguatan tata kelola, peningkatan riset yang berdampak, serta publikasi internasional yang terarah.
Dr. Rudianto juga menekankan pentingnya meningkatkan mobilitas akademik mahasiswa dan dosen, mendorong riset kolaboratif dengan perguruan tinggi luar negeri, serta menciptakan lingkungan kampus yang ramah bagi civitas akademika internasional.
Ia menilai kesiapan infrastruktur dan budaya kampus menjadi faktor penting agar kerja sama internasional dapat berjalan secara berkelanjutan dan tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya yang diinisiasi Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk mempercepat internasionalisasi PTMA.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun strategi menuju pemeringkatan perguruan tinggi di tingkat internasional.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/DazNNnyD4uT/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==





